22 August 2015

Mudik 2015

(Hah, hari gini baru cerita soal mudik? Biariiiin :p)

Idul Fitri kemaren, tadinya kami nggak ada rencana mudik. Harga tiket pesawat menjelang lebaran tea kan indah banget ya. Indah banget dikali tiga orang itu sama dengan nanti lagi aja mudiknya. Sepi ya sepi deh lebaran di rantau lagi untuk sekian consecutive years. Lalu di suatu malam di bulan Ramadhan, selepas isya, tiba-tiba hati ini sedih pengen bermalam takbiran di Bandung. Hiks. Terus curhat aja sama Allah, minta tiket. Enggak ketang, minta pengen bisa malam takbiran di Bandung aja.  
Lalu keesokan harinya harga tiket mendadak turun! Not. :p
Sampai sekitar 2 minggu menjelang lebaran, nggak ada tanda-tanda yang berwenang (alias bapak fatwa) berubah pikiran untuk ngajakin mudik, yang artinya belum ada perubahan signifikan juga pada jumlah isi celengan :P. Ya wis lebaran di Malang ae wis. Permohonan ijin dilayangkan pada kanjeng ibu di Bandung untuk nggak mudik pas lebaran. Pengumuman juga disampaikan pada Bu Yati, yang bantuin part-time di rumah, bahwa kami akan tetap di Malang saat Idul Fitri (biar ga kelewat dikirimin opor dan ketupat haha). 
Apakah curhat pengen lebaran di Bandung masih terus dilangsungkan? Masiih.
Kemudian, beberapa hari setelahnya, "Bu, ada yang minta training nih di Jakarta. Seminggu sebelum lebaran", kata Aa. "Dibayarin tiketnya?", tanya si ibu putri. Maklum ya ibu-ibu ekonomis, pikiran utama tertuju pada siapa yang bayar tiket. "Iya, kita pulang aja yu sekalian", jawab yang dipertuan agung bapak fatwa. "Hah, aku sama Sorai juga dibayarin??", tanya si ibu putri lagi, entah polos banget atau ekonomis banget.  Ya menurut nganaaa. Tapi berarti tinggal pesen tiket buat 1 dewasa doang kan, ya sama bayi satu. Alhamdulillah.
Singkat cerita permohonan ijin pada kanjeng Ibu pun dibatalkan. Pengumuman ke Bu Yati juga direvisi, biar kirimannya jadi kue kering aja jangan opor hahaha. 
Kami pun pulang kampung, saya sama Sorai malam takbiran di Bandung, Aa nyusul sehari setelahnya. Lebaran ngumpul lengkap sekeluarga. Hiks. Hiks hiks hiks. Alhamdulillah. 


Allah bilang apa di Al Baqarah 186, Ti? Di antara rangkaian ayat tentang Ramadhan. 

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran."

Terus Ath Thalaq ayat 3 isinya apa, Ti?

"Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu."

Situ tawakalnya level pre-basic aja belum tentu masuk kan, tapi Allah kasih rezeki banyak banget kan, doanya Allah denger kan. Aduh mau nangis deh. Alhamdulillahirabbil 'alamiin. 
Mau doa lagi ya Allah, minta agar kami sekeluarga dimudahkan dan ditunjuki untuk bisa terus memperbaiki diri, mendekatkan diri dan belajar makin taat, dipertemukan lagi dengan Ramadhan tahun depan dalam keadaan yang jauh lebih baik. Juga untuk saudara dan sahabat hamba semuanya ya Allah. Aamiin ya rabbal 'alamiin. 


Ini mau bilang selamat idul fitri kok ya terlalu banget telatnya. Syawalnya aja udah lewat buu.
Ya sudah karena bulan depan udah Dzulhijah, mau doain aja biar semua hati yang rindu ke Baitullah, Allah  undang dan mudahkan jalannya, untuk umrah dan berhaji. Aamiin.. :)

No comments: