daijoubu..

|
Dear You,

I heard that you are now being a little bit unwell. Which of yours feel more pain, dear? Is it your body? Your mind? Your heart? I know you are falling now. Just close your eyes for a moment then, close it.

Can you see?
The crying little child, that is you
falling when you were running, chasing for a pretty butterfly.
Then you see your knee was bleeding,
you want to cry even more out loud,
even more outloud..

But wait, see there in front
someone with a soothing smile is coming,
coming to you with a warm comforting hug,
whispering to the crying you;
"It is fine, little princess. Everything is fine"

Then try to stand up now, just slowly. Try to walk if you're not ready yet for another run, just slowly. Your butterfly is still there dancing, waiting for you chase. Your dream is up there Dear, waiting for your chase. As pretty as the butterfly.
You're not going that far only to give up and runaway. Hear me Little Princess,

"Everything is fine.."

Nunggu Orionid meteor shower ceritanya..

|
Kebetulan jendela apato menghadap ke timur, yang mana katanya meteor showernya di langit bagian timur. Alhasil belum sampe 5 menit buka jendela udah ditutup lagi :D, dingiiiiinn tauuu.. Sudahlah ini jepang bagian utara, domisilinya di dataran tinggi pula.
Semalem sempet ngintip juga, nyariin letak orionnya di sebelah mana. Kalo dari Indonesia Orion jelas banget keliatan, dari sini malah ngga terlalu jelas walaupun langitnya bersih.
Kesimpulannya? Saya nunggu videonya di yutub aja deh, ada yang upload ga ya.. =P

Yang pasti, waktu buka jendela dan liat langit tadi jadi mengingatkan sama kebiasaan beberapa tahun lalu. Cobalah taro saya di bawah langit bertabur bintang, bodo amat deh acaranya apa, mesti deh ada sesi bengong sendiri liatin langit. Dan kalo udah gitu biasanya ga ada yang mau nemenin, "ngapain, si Uti mah gabisa diajakin ngobrol kalo udah gitu..", kata teman2. Saya nyengir aja sebentar, terus asik bengong lagi :D.
Kenapa ya ngga pernah bosen liatin langit berbintang? Padahal selintas mah 'gitu doang', ah siapa dulu dong Penciptanya.. Subhanallah.. =D
Paling seru adalah kalo lagi 'nyari' bintang ato rasi bintang baru, kan amatiran nih. Jadi asik banget begitu tau nama salah satu titik terang di atas sana, mungkin rasanya semacam kenalan sama temen baru :D. Selintas mungkin titik itu cuma satu diantara jutaan lainnya yang sama, padahal masing2 kan unik sendiri..
Rumah saya di Bandung masuk daerah yang padat penduduk dan langitnya pun jadi heavily polluted, belum lagi polusi cahaya dari perumahan sama toko2, malah ada toko yang suka nyorotin spotlight (-.-!). Jadi ngga bisa hunting deh krn ngga banyak yang keliatan.

Satu rasi yang paling saya suka adalah Cassiopeia, mungkin salah satunya adalah krn bentuknya ngga beribet jadi gampang diinget :P, disamping buanyak alasan lain kenapa saya suka banget sama rasi cantik yang satu ini. Jaman2 kuliah tingkat awal doyan banget browsing informasi tentangnya. Masih inget banget satu sore taun 2006 di depan LSS, ngobrolin Cassiopeia ini sama Kang Abin si tukang bintang (??)
"Ngga akan keliatan atuh dari Indonesia mah", kata Kang Abin
(saya manyun) "emang kenapa gitu?"
"Waktu terbitnya pas disini masih terang matahari"
(tetep manyun) "darimana atuh yang keliatan?"
"dari Jepang tuh keliatan", jawab sang suhu

Tapi lalu kebiasaan hunting bintang itu mulai terhenti sekitar 2 taun lalu, pura2 sibuk ceritanya.
Sampe beberapa minggu lalu, sepulang dari lab mana inget deh soal "pencarian Cassiopeia" ini, yang ada pengen pulang dan tidur.. Cuma iseng ngeliat ke langit, and.. There it was, with the stunning beauty.
Rasanya "yokatta!!" kalo kata orang sini.. :D.

Kalo inget percakapan sama Kang Abin itu sekarang, jadi pengen senyum sendiri, senyum sambil liatin Cassiopeia. :)





*Lalu seiring postingan ini diketik, matahari pun mulai terbit dan semakin meninggi. Positive. Meteor showernya liat di yutub aja. :D*

Tegang. Banget.

|
Nanti sore dan besok sore mesti presentasi hasil eksperimen selama sebulan ini. Di depan para sensei dan profesor, perdana.
Tegang banget, kaya mau sidang.

The thing is, I don't understand.
I don't understand the matter that I am going to present.
I cannot even answer my own question about the experiment result. This sulfur-organic compound reaction in hydrothermal condition is totally a new world for me T_T.
Once I wondered hard about the concentration of sulfur oxide. Turned out my tutor said it is an not important matter in the reaction, I actually suppose to pay attention to the presence of hydrogen peroxide and the free-radical chain mechanism occuring during the oxidation of glucose.
YA MANA GUE TAU! Ngga boleh ya jawab gitu.

Wakaranai sensei, zenzen wakaranai..

Tapi nanti sore dan esok sore tetep harus presentasi anyway.. Mungkin baiknya sekarang mendoktrinkan diri dengan rumusnya Tegar lagi;
"yang harus lo lakuin cuma berdiri dan ngomong. jawab pertanyaan kalo bisa, kalo engga ya udah"
Fiuh..

Laa haula walaa quwwata illa billah

metroseksual vs uberseksual

|
Beberapa waktu lalu baca tulisan tentang 'sejarah kelahiran' lelaki metroseksual, baru tau deh.. Ternyata awalnya adalah dari masuknya kaum perempuan ke dunia kerja (kantoran). Perempuan yang memang fitrahnya lebih memperhatikan penampilan ya tentu saja membawa kecenderungannya itu ke dunia kerja juga. Gimanapun, mestinya lebih enak dong kerja sama yang rapi wangi daripada sama yang kucelkumel belum mandi :D. Konon, karena khawatir merasa tersaingi kaum laki2 jadi mulai memperhatikan penampilannya juga, jadilah itu titik awal lahirnya kaum lelaki metroseksual. Hmm..
Lalu, setelah muncul paradigma lelaki yang suka dandan itu identik dengan 'gay', diluncurkanlah ikon untuk tren lelaki metroseksual. David Beckham. Iklan apa sih dia dulu? Gel rambut apa ya? Yang gaya rambutnya 'nyungcung2' gitu, lupa deh.. pokonya produk perawatan tubuh untuk lelaki.
Beckham ngga kemayu, profesinya aja pemain bola, 'cowo banget' gitu, keluarganya pun dinilai 'bahagia' untuk ukurannya. Pinter amat ya ini produsen milih ikon.. Dan jadilah tren lelaki metroseksual mulai merebak, perawatan tubuh, parfum, model baju modis kian merebak. Ya ya, saya tidak memungkiri bahwa penampilan ala eksmud di iklan produk2 itu memang memikat hati sih, walopun kalo berlebihan tetep aja bikin risi. Ketertarikan kaum wanita terhadap lelaki 'rapi' seperti ini juga menjadi semacam katalis yang membuat semakin merebaknya tren metroseksual.
Teringat kesamaan dengan suatu kisah ngga? Inget dong.. Inget kan?! Ngga ya? :D Yaudalah saya ingetin aja.. Ini mirip ceritanya sama kisah kaum nabi Luth, kaum sodom. Yang konon karena negerinya sudah sangat makmur, kaum lelakinya jadi punya waktu banyak untuk memperhatikan diri sendiri, mulailah mereka berkenalan dengan bersolek, yang berlanjut mereka mengagumi 'keindahan' sesama jenis. AAAAAA!!! ngeringeri.. males banget deh (-.-!)

Tapi katanya menurut riset, karena tipe2 ini 'tidak dibutuhkan' untuk masa depan, tren ini tidak akan bertahan lama. Terus yang bagaimanakah lelaki masa depan? Berdasarkan riset tersebut, yang akan bertahan adalah para 'lelaki uberseksual'. Nah saya juga baru denger nih istilah ini :D. Yang menjadi ikon dari uberseksual ini adalah Bono U2 -yang Oprah aja ngecengin, karna lelaki satu ini identik dengan kegiatan kampanyenya untuk perdamaian dunia- dan Barrack Obama (kurang ni kuraaang!! kenapa ahmadinejad dan amien rais ga masuk, huh!).
Penjelasannya saya kutip langsung dari sumbernya aja deh..
'Pria uberseksual, kata Salzman, adalah pria yang menggunakan aspek positif maskulinitas, seperti kepercayaan diri, kepemimpinan dan kepedulian terhadap orang lain dalam kehidupannya. pria uberseksual sangat peduli pada nilai dan prinsip hidup. Pria jenis ini lebih memilih untuk memperkaya ilmu dan wawasannya di sela waktu kosong yang dimilikinya,' daripada yang sekedar doyan hedon dan nongkrong.
'Maka tampak perbedaan ini:
Para pria metroseksual selalu mencoba menarik perhatian wanita (yang mana lelaki macam begini itu malesin banget. sungguh.). Sementara para pria uberseksual sangat menghormati wanita. Sebagai catatan, pria uberseksual bukannya tidak menarik secara penampilan. Mereka menarik, dan uniknya semua itu alami.'

Mungkin ilustrasinya, ketika di suatu sudut pria metroseksual dengan dandanan khasnya sedang kongkow, mengisap rokok mahal sambil bernyanyi2 'aku adalah lelaki yang tak pernah lelah mencari wanita' (bagian rokoknya itu sentimen pribadi, haha.)
Di sudut lain pria uberseksual sedang menatap serius layar komputer, bekerja serius untuk umat, sambil bersenandung 'sekeping hati dibawa berlari, jauh melalui jalanan sepi.. jalan kebenaran indah terbentang di depan matamu para pejuang..'. Tentu tidak sambil merokok. Maka jelaslah bedanya.

Dan beruntungnya kita kaum muslim, telah diberi contoh lelaki uberseksual yang jauuuuuuh lebih keren dan lebih agung dari ikon manapun. Nabi Muhammad SAW. Lelaki agung yang PALING peduli pada umatnya, pada seluruh umat manusia.

*Jadi.. yang sedang mencari calon misua, tau lah ya yang gimana yang sebaiknya dicari :D. Tentulah males juga kalo jatah belanja keluarga nanti harus terpotong untuk 'kepentingan dandan' misua. (atau buat rokok. haha)*


-menceritakan ulang dari buku 'Jalan Cinta Para Pejuang, Salim A. Fillah'-

24 Juni 2009

|
Obsesi 2: naik gunung.
Status: accomplished.

Alhamdulillah obsesi buat naik gunung tercapai, tepat di hari ulangtahun ke duapuluhdua \^0^/. Masih Burangrang si, belum Gede atau bahkan Semeru. Masih one day trip si, belum nyoba yang nge-camp. Tapi pokonya berhasil naik gunung yeeiy!! Senangnyaa, alhamdulillah :D.

Terimakasih kepada M Wildan Nurmanna yang bersedia menggeser jadwal IAI serta proyek2nya, juga kepada Billy Hamzah Fadli yang telah mengebut pengerjaan revisinya dalam semalam. Macam sangkuriang saja kau kangbilly! :p
Trip itu harusnya banyakan, tapi jadilah hanya bertiga, sempet hampir batal juga karna bentrok sama jadwal latihan. Tapi ahirnya.. cuma bertiga pun perjalanan tetap diteruskan, yeheiy! :D *soal acara si gua akan pundung kalo ngga jadi itu di skip ajalah yaa*

Seringan-ringannya naik gunung tetep aja judulnya naik gunung. Masa coba ya belum juga masuk ke hutannya,baru di gang daerah rumah penduduk, udah ada yg minta rehat buat minum. Coba aja tanya kBilly atau kWildan, pastilah mereka ngga ada yg mau ngaku itu siapa (iyalah, orang bukan mereka yang minta berhenti :D). Oh pliss dehh, cupu sekali memang.. :p

Eniwei, sebuah mitos tercipta disana. Burangrang itu puncaknya ada 4. Setelah disambung2in dengan cara paksa, sampailah pada topik poligami.. Lalu disimpulkan bahwa puncak gunung itu representasi; "Kalo sanggup sampe puncak ke 4 berarti sanggup juga untuk memaksimalkan punya 4", ungkap salah satu mantan kahim arsi yang turut dalam perjalanan tersebut. Aih (-.-!)

Ah susah ya nyeritain perjalanan naik gunung, abis enakan dialamin sih daripada diceritain,nanti aja deh di bawah dikasi liat oleh2nya. Singkat cerita pokonya kami berhasil naik ke puncak dalam waktu 3 jam, dan turun dalam waktu 2 jam.. Dan ulangtaun kali ini adalah salah satu yang terkerenn!! Surely, senaangsekali ahirnya bisa naik gunung. Sekali lagi trimakasih kWildan, trimakasih kBilly, could never expect a nicer birthday gift from u both. :D (udah nyusahin juga tetep ya, nyela :p)

Baiklah, ini oleh2nyaa!! Enjoy! :D

Ini yang namanya burangrang, dari tempat awal pendakian. Tuh kan puncaknya ada 4

Konon ada yang namanya Taman Teletubbies, kayanya sih yang ini :D

Pemandangan dari atas, kanan kiri jurang dooong.. iyalah, namanya juga gunung :D

We're on TOP!! fiuhh nyampe juga..

:D
Demikian laporan perjalanan ke G. Burangrang 24 Juni 2009. Dari Parongpong, Bandung, Putri Setiani melaporkan.

*ini juga sekalian laporan pertanggungjawaban utk semua teman tercinta yg telah mengucapkan selamat dan memberikan doa, tp ga dbls sms atau message nya. Amiin utk doa2 manisnya, semoga utkmu juga ;). Honto arigato gozaimashita!
Skalian juga permohonan maaf resmi utk si calon menteri, beginilah saya yg masih bandel,maksa tetep brangkat wlopun cuma perempuan sendiri. Gomen nasaai! :D*
***

The birthday ‘celebration’ was not finished there yet anyway.
Sesampainya di rumah sekitar jam 9 malam, baruuu aja mulai rebahan, ada telfon dari adik kelas.. ‘Teh, saya di depan rumah, boleh minta dibukain pintunya?’, katanya. Dan semalam itu dia sengaja mampir ke rumah saya hanya untuk mengantarkan kado manisss sekali. Huhu terharu, terimakasih yaa.. T_T

Eh tapi belum selesai juga.. Hari saptu, 27 Juni nya lagi2 dikerjain. Diajak Ade Aul makan siang, keukeuh dia pengen di ngopidoeloe padahal lagi ngirit, duhh (-.-!). Tapi nyampe sana ternyata udah banyak orang aja, dan jengjeeeenng.. tiba2 saja ada ribut2an lagi nyanyiin selamat ulangtaun sambil bawa kue. Aaaaah, kaliaaaaannn!!! :D
Trimakasih DeAul, Adis, Acit, kAbin, kWildan dan kBilly.. dan tentu untuk penyelenggara utamanya, arigato gozaimashita! *bowing*
Eh, lebih oke bilang jazakumullahu khairan katsiran deng =D. Terimakasih untuk hari yang saaangat indah ini..
Taun depan bikinin surprise lagi dooong.. hihi :p

Alhamdulillahirabbil ‘alamin.. Terimakasih untuk teman2 keren yang Engkau hadiahkan untuk hamba Ya Rahman.. Mampukan hamba menjadi khalifahMu yang bermanfaat bagi sebanyak2nya umat, mampukan hamba mengisi hidup dengan amal2 yang Kau ridhai, jadikan sisa usia ini semakin barakah, hingga yang terbaik adalah di penghujungnya. Amin ya Rabbal ‘alamin..

Kenangan pacar pertama

|
Begini kali ya yang orang bilang 'first love never dies' teh.. Fyuhh,ahirnya officially putus juga sama si Ibi, berat hati sih.. Sekarang juga masih belum bisa ngelepas sepenuhnya.
Kemaren2 sebelum putus dia tiba2 jd lebih baik dr biasanya, ngga serewel biasanya, trus apa yg sy minta sebisanya sesegera mungkin dia penuhi, bikin tambah berat ngelepasnya. Setelah itu malah suka aneh, kaya ngga nangkep sinyal dari sekelilingnya, apa dia stress gamau putus ya, huhu jadi mau nangis deh..
Ya gimana dong.. Bukannya ngga sayang, tapi..ya memang udah terlalu beda aja, udah susah ditolerir lagi.
Kalo dibilang ga sayang, ya mau ngga sayang gimana lagi coba, kalo dia yang nemenin masa berat2nya waktu kuliah, bantu dan nemenin ngerjain tugas, bantuin kerjaan organisasi bahkan, tentu tanpa pernah luput jd tempat curhat saat lagi cape2nya, juga ngga pernah marah kl dibangunin malem2 cuma buat nemenin sy yang gabisa tidur..
Teringat waktu itu, waktu si pacar sakit cukup parah dan dokter langganannya ngga bisa dihubungi, panik banget rasanya.
Menjelang tingkat akhir dan pengerjaan skripsi, hmm, apalah jadinya saya kalo ngga ada dia..Diminta begadang lebih sering aja dia jabanin, ngga jarang malah dia masih saja terjaga waktu sy ketiduran.
Terimakasih untuk 3 tahunnya ya Bi.. Semoga setelah ini pun silaturahim kita ngga putus.

Inilah dia, si pacar pertama. Jengjeeeng..



*Emang deh, laptop itu gadget paling oke buat dijadiin pacar. Apalagi untuk para mahasiswa dan kaum muda yang suka (pura2) sibuk, sipp banget lah. Dan halal.*

Sore itu

|
Dua mahasiswi tingkat akhir duduk manis di travel yang membawa mereka pulang dari ibukota. Baru saja menghadiri pameran pendidikan di UI. Momen yang merombak total rencana masa depan mereka..

'Mau jadi apa kita nanti?'

Maka perbincangan adalah tentang perubahan agenda, tentang perombakan rencana, tentang mimpimimpi.. yang direka ulang demi citacita menimba ilmu setinggitingginya, menyerap makna sebanyakbanyaknya, melangkahkan kaki sejauhjauhnya.

'Mau jadi apa kita nanti?'

Maka percakapan adalah mengenai idealisme diri. Dari keluarga hingga kontribusi tingkat dunia, meski entah apakah tangan2 itu mampu memahatnya jadi realita.
Tapi melukis mimpi memang tak pernah berkurang indahnya, mencipta harapan2 selalu saja begitu pesonanya.

Dan bukankah ucapan itu doa? Lalu semoga ia terpintal ke langit tertinggi, tak sekedar berhenti menjadi angan senja hari.

*aciit, aku kangen sekali sore itu >.<*