10 November 2011

Kabayan

Sepulang dari lab kemarin, saya mendapati Aa sedang ketawa-ketawa sendirian nonton film Kabayan di Youtube. Terus saya ikut nonton dan lalu melihat scene berikut.

Ceritanya, Kabayan yang biasa kerja di sawah, mendapat warisan mendadak dari orang kaya raya yang nggak punya keturunan. Dia diangkat jadi direktur di satu pabrik besar. Sewaktu inspeksi keliling pabrik, Kabayan bertemu seorang pekerja yang sedang tertunduk lemas di samping mesin kerjanya. Ternyata pekerja ini pusing gara-gara kontrakannya belum dibayar sekian bulan, segeralah Kabayan memerintahkan ajudannya untuk memberi bonus 3x gaji buat semua karyawan. 
Scene selanjutnya adalah ajudannya yang bernama Pak David menghadap langsung sama Kabayan, mempertanyakan keputusan tadi.

"Bapak serius mengenai keputusan pemberian bonus untuk karyawan? Tapi perusahaan bisa rugi sampai 500 juta, Pak." 
"Ah nggak apa-apa Pa Dapid, berbuat baik sama orang mah berpahala, nanti rejeki kita jadi lebih barokah"
"Tapi Pak, perusahaan bisa rugi!"
"Eling Pa Dapid, eling! Kalau kita untung terus, lalu siapa yang rugi?"

Lalu Pa Dapid pun speechless.. :))
Somewhat inspiring, anyway :D

 

3 comments:

Feranisa Prawita Raras said...

hehehe, inspiring1! jadi ikut senyum. :)
maksudnya bukan rugi kali ya, kan ga ada ruginya meningkatkan kesejahteraan karyawan. bisa jadi loh di masa depan malah perusahaan untung karena kinerja karyawan yang termotivasi dengan insentif secara keuangan meningkat.

putri said...

mestinya Pa Dapid belajar dulu sama Raras ya, biar tau keuntungan bukan finansial aja :D

37degree said...

pertanyaan: klo kita untung terus, siapa yg rugi?

jawab: karyawan :) ?