Showing posts with label dede. Show all posts
Showing posts with label dede. Show all posts

18 February 2014

Galau Visioner

Semalam saya lihat video ini:


Lagunya Brian McKnight ini liriknya tentang laki-laki yang menghadap ayah dari perempuan yang mau dilamar untuk jadi istrinya. Isinya so sweet pangkat lima, sedap untuk jadi backsound melamun :P.

Beberapa saat setelah dengerin lagu ini, Aa tiba-tiba bilang, "Jadi sedih nih, Mi. Kamu sih pake nyetel lagu tadi..".
Tentu saja sangat wajar kalau saya jadi GR bahwa Aa lagi bernostalgia ingat masa-masa perjuangan dulu, betul? (Eaaa, cari dukungan, hahaha.)

"Kenapa gitu, A?", saya bertanya untuk mengonfirmasi ke-GR-an saya.
"Iya nanti gimana kalo dedenya perempuan, terus ada yang lamar. Udah galau dari sekarang nih.", jawab Aa serius.

HAH?


Saya mau pundung aja sampai batal saking kagetnya denger jawaban ini, hahahahaha. Ini calon bapak sungguh visioner sekali. Anaknya lahir juga belum, tau jenis kelaminnya aja belum, bapaknya udah galau anaknya dilamar orang :)).

"Emang nanti kalau Dedenya perempuan, kalau ada laki-laki yang ngelamar bakal digimanain gitu, A?"

"Disuruh pulang!"

Hahahahahaha...

"Pokoknya nanti dites solat sama ngajinya dulu!", Aa masih meneruskan.
Saya juga ikut meneruskan ketawa, hahahahaha.

Papa sayang banget ya De, sama Dede. Ibu juga dooong. Dede sehat selalu ya.. Tumbuh yang sehat ya, anak shalih kesayangan :*.

***

Anyway, ini saya copy-kan sebagian liriknya. Selamat galau! :P

Sir, I'm a bit nervous
About being here today
Still not real sure what I'm going to say
So bare with me please
If I take up too much of your time.
See in this box is a ring for your oldest.
She's my everything and all that I know is
It would be such a relief if I knew that we were on the same side
Cause very soon I'm hoping that I...

Can marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I love for the rest of my life
And give her the best of me 'til the day that I die, yeah
I'm gonna marry your princess
And make her my queen
She'll be the most beautiful bride that I've ever seen
I can't wait to smile
When she walks down the aisle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter
..

06 February 2014

Dunia (Dede) dalam Berita

Berita 1: Asyem-asyem
Beberapa waktu terakhir, kalau saya habis makan yang rasanya agak asem semacam yoghurt atau minuman seperti Pocari Sweat, terasa Dede gerak-gerak di perut. Hal ini terjadi beberapa kali. Maka dengan asumsi tak berdasar, saya menyimpulkan kalau Dede lagi keaseman hihi.
Beberapa hari kemudian, saya membaca artikel dari whattoexpect.com tentang perkembangan janin di usia 21 minggu. Di sekitar usia ini, janin mulai minum amniotic fluid dan merasakan rasa makanan yang dikonsumsi sama ibunya. Lalu dalam artikel itu dinyatakan bahwa nantinya, bayi akan lebih mudah menyukai makanan yang dirasanya familiar. Artikel itu ditutup dengan kalimat: "If you want your child to eat broccoli later, eat yours now!". (Aduh gimana ini, saya ngga doyan brokoli..)
Malamnya, saya sama Aa beli jeruk di warung langganan. Harganya murah banget dibanding di toko lain. Sampai rumah, Aa makan jeruknya dan ternyata rasanya aseeem. Dengan mata berbinar penuh semangat untuk menghubung-hubungkan isi artikel dan asumsi saya, segera saya minta satu jeruknya. Mengendus adanya modus iseng, Aa cuma kasih satu buah jeruk yang kecil :P. Betul, rasanya aseeem. Cukup asem untuk bikin wajah meringis dan mata mengerjap-ngerjap.
Reaksi Dede? Gerak-gerak lagii! Hihihi.. Iya Nak, itu yang namanya rasa asem, seger ya? :D Mudah-mudahan Dede nanti suka semua rasa ya..
Yang sabar ya Nak, punya ibu iseng betul.. *cium Dede* :D

Berita 2: Bangun Tengah Malam
Semalam, saya terbangun karena perut rasanya ngga enak sekaligus sangat lapar. Seingat saya, terakhir kali terbangun gara-gara laper banget adalah waktu trimester satu. Mau bangun dan ambil makan sendiri, agak khawatir karena perut agak sakit, nggak tahu kenapa. Kecurigaan saya penyebabnya adalah kebanyakan makan kacang (nggak tau sih ada hubungannya atau engga, tapi kemarin saya makan kacang banyak banget dibanding biasanya :P), atau perutnya tercolek dengan agak keras akibat gerakan yang tidak disadari waktu tidur.
Terpaksa saya bangunin Aa, dengan kekhawatiran bahwa Aa akan bangun dalam kondisi cemberut karena tidurnya diganggu dengan ngga pentingnya. Setelah bilang minta tolong diambilin makan, yang dibangunin ternyata malah nyengir lalu bilang, "Dedenya minta mam yaa?". Aa lalu ke dapur, ngangetin sup, ambilin makan. "Kalo mau apalagi bangunin aja ya.. :)", katanya. Hiks, makasih Aa.. Semoga nanti Dede jadi anak baik dan penyayang, mencontoh Papanya :').

Berita 3: Diskusi sama Pak Guru
Kemarin, saya melaporkan hasil analisa dari eksperimen sama Pak Guru. Sebelum diskusi, saya merasa langkah riset selanjutnya yang saya bayangkan udah oke banget. Begitu diskusi berlangsung, seperti biasa, Pak Guru menemukan langkah yang lebih oke dan efisien untuk dilakukan. Tentu saja saya senang karena risetnya bisa lebih hemat waktu dan tenaga. Sekaligus tersentil juga untuk mengingat lagi, selesai sekolah sama sekali bukan bergenti selesai belajar. Masih banyaaaak banget yang bisa dan perlu untuk dipelajari :).
Terus hubungannya sama Dede apa? Diskusinya berlangsung setelah makan siang, waktu di mana biasanya Dede aktif bergerak. Tapi sepanjang diskusi, Dede anteeeng banget, cuma sesekali terasa ada gerakan halus. Saya membayangkan kalau waktu itu Dede ikutan serius dan konsentrasi untuk diskusi, dengan tangan di dagu dan kepala manggut-manggut, hahaha lucu ya kalau beneran begitu. Baiklah, saya kebanyakan berimajinasi :P. Habis diskusinya selesai? Tentu saja Dede aktif joget lagi :D.
Semoga jadi anak shalih yang cinta ilmu ya De.. :)

***

(Mic pembaca berita diambil alih sama Dede)
Baiklah, sekian yang dapat Dede sampaikan dari Dunia (Dede) dalam berita kali ini. Nantikan lepotase Dede selanjutnya ya Om Tante.. Juga doakan Dede dan Ibu dan Papa dan semuanya sehat truus yaa.. Salam Babalimatchu! :D 
 

24 January 2014

Dede v2.0

Kehadiran Dede baru kami ketahui di suatu sore, beberapa hari setelah pulang dari Arab akhir tahun lalu. Reaksi Aa? Senang dan bahagia serta gembira ria banget dong. Bilang alhamdulillah tak henti-henti. :D
Reaksi saya? Iya bahagia juga dong, banget. Hanya sekaligus agak pening membayangkan bahwa selama kegiatan di Arab, Dede juga ikutan pola hidup ala survival. Tidur di tenda, desek-desekan, bermalam di pinggir jalan.
Oh Dede, kenapa nggak bilang kalau Dede waktu itu ikut, Nak? Kenapa? *Ya kali, Ti..*

Besoknya saya sama Aa pergi ke klinik yang sama dengan yang dulu kami kunjungi. Selain karena kliniknya nyaman dan stafnya ramah-ramah, dokternya juga mirip pemain dorama favorit saya dan Aa (penting abis). Hari itu adalah pertama kali saya melihat dede yang masih keciiil sekali di layar USG. Bu Dokter menunjukkan detak jantung Dede di monitor. "Heartbeat?", tanya saya sama Bu Dokter, untuk meyakinkan diri sendiri. "Yes", katanya. Iiiiih, ada Dede. Assalaamu'alaikum, Nak.. :').
(Sebentar, saya pura-pura ambil tissue dulu untuk lap air mata. Biar dramatis.)

Enam minggu usianya waktu pertama kali periksa, sekarang Dede hampir 19 minggu. Sudah memasuki trimester kedua kehamilan.

Trimester pertama, alhamdulillah nggak sampai mual-mual hebat, hanya sedikit mual dan agak pusing saat pagi dan kalau perut dibiarkan lapar. Hal lain yang terasa adalah badan yang lebih cepat lelah, terlebih kalau nggak ngapa-ngapain. Iya, kalau seharian tiduran terus, badan rasanya malah capee banget. Kalau beraktivitas malah terasa lebih segar :D. Nafsu makan? Aduh saya nggak paham, itu faktor perubahan cuaca yang makin dingin, kebutuhan Dede, atau memang sayanya aja yang doyan; tapi makannya jadi banyak sekali. Untunglah sebelumnya saya termasuk underweight (yang sudah pusing karena nggak berhasil melulu naikin berat badan), jadi ada lebihan jatah kenaikan berat badan selama hamil :D. Di sini kontrol kenaikan berat badan selama hamil memang termasuk ketat, nggak boleh kebanyakan.
Sebetulnya ada satu hal lagi yang terasa: malas mandi. Tapi sejauh ini saya tidak menemukan artikel yang menyebutkan bahwa itu adalah bagian dari symptom kehamilan. Jadi dengan terpaksa saya akui kalau itu hanyalah kemalasan pribadi. Dan faktor musim. :P
Alhamdulillah trimester pertama lancar terlalui. Dede pun genki, kata dokter. :) Terima kasih ya, anak soleh. Sini dicium dulu, muah!

Trimester dua, bagaimana rasanya?
Sejauh ini alhamdulillah lancar juga. Mual sudah nggak terasa, badan pun lebih segar walaupun masih belum bisa diajak main badminton atau jogging lagi. Padahal Kate Middleton aja kan masih main pingpong waktu hamil 6 bulan. (Uti, please..)
Nafsu makan? Sama aja kayak waktu di trimester pertama, makannya banyak  :D. Bedanya, kalau di trimester pertama indikator harus segera makan adalah rasa mual, di trimester kedua ini indikatornya colekan Dede. Iya, ini si anak kecil udah terasa colekannya sejak sekitar minggu ke 16, hihi. Salah satu artikel menyebutkan biasanya gerakan janin mulai terasa di usia sekitar 18 minggu, tapi semakin kurus ibunya, semakin cepat juga terasa gerakannya. Oh, baiklah.
Biasanya, kalau terasa Dede sedang tepuk-tepuk, sebisa mungkin segera saya usap disayang-sayang. Kemudian suatu hari saya sedang iseng, Dede tepuk-tepuk dan saya cuekin hihihi, ingin tahu reaksinya. Ternyata dia istiqomah tepuk-tepuk terus! Setelah saya usap baru dia berhenti. Hahaha, lucu amat sih, Naak.. Malamnya saya ceritain sama Aa, kemudian saya diomelin, lain kali cepet diusap aja katanya. Ih, kan cuma iseng. :P
Kemudian, hobi Dede sekarang adalah joget dan senam. Makin sini Dede makin pinter dan sering joget dan senamnya. Yang bodor, beberapa kali, pas waktu saya pasang earphone untuk denger radio, Dede ikut joget-joget di perut. Sekitar usia ini kan memang katanya janin sudah bisa mendengar, tapi masa iya bisa denger suara dari earphone yang dipasang di telinga ibunya? Saya cek di beberapa artikel, dan ternyata jawabannya ngga bisa kedengeran. Yang terdengar ya suara di luar.
Terus kenapa Dede jogetnya pas banget waktu saya baru denger radio? Ini masih menjadi tanda tanya. Yang pasti hobi joget ini tentunya turunan dari bapaknya, karena ibunya kan kalem :P.  

Baru hari Sabtu kemarin kami periksa lagi ke dokter, berharap udah bisa tahu gender-nya biar bisa siapkan nama dan mulai beli baju lucu-lucu, hehe. Tapi belum terlihat jelas kata Bu Dokter, baiklah kita tunggu saja. Selebihnya sih, Dede dan saya pun sehat alhamdulillah. Sehat terus yaa, anak soleh kesayangan. :*

Mohon doanya yaa, agar semuanya lancar sehat selamat dan bahagia sampai Dede lahir dan setelahnya juga. Terima kasiih.

"Ayo Ibu, Papa, Nenek, Kakek, Tante, Oom, Kakak dan temuanya, belsama Dede kita babalimatchuuu!!!"
(Itu Dede ngajakin semuanya ganbarimasu katanya, hihi. Marii! :D)